Sabtu, 29 Januari 2011

kurikulum

Nama : M. Al Amin
Nim : 07.1101.0034
Lokal : F
Semester : V (PAI)
Mata Kuliah : Telaah Pengembangan Kurikulum

1. Jelaskan pengertian kurikulum secara tradisional dan modern, dan berikan contohnya masing-masing!
2. Jelaskan pengertian pengembangan kurikulum dan pembinaan kurikulum?
3. Sebutkan komponen kurikulum?
4. Jelaskan apa yang dimaksud kurikulum subyek akademis dan kurikulum Humanistik?
5. Jelaskan apa saja problem-problem pelaksanaan kurikulum PAI di sekolah umum?

Jawaban :

1. Pengertian kurikulum secara tradisional yaitu suatu pengajaran atau berapa mata pelajaran yang harus diselesaikan peserta didik dalam rangka untuk menyelesaikan program studi. Kurikulum tradisional membeda-bedakan kegiatan belajar yang termasuk kedalam kegiatan kurikulum, kegiatan penyertaan dan kegiatan diluar kurikulum. Sehingga kegiatan-kegiatan belajar selain mempelajari sejumlah mata pelajaran yang sudah ditentukan, bukan termasuk pada kegiatan kurikulum. Contohnya : bila praktek Kimia, Biologi di Lab atau kunjungan kesuatu museum untuk pembelajaran sejarah serta lainnya yang bukan termasuk pelajaran dan juga bukan penyerta, maka dimasukkan pada kegiatan di luar kurikulum, seperti pramuka, olahraga, dan sebagainya.
Sedangkan kurikulum secara modern yaitu keseluruhan usaha sekolah untuk mempengaruhi belajar baik berlangsung di sekolah, di halaman maupun diluar sekolah. Sehingga berbeda dengan kegiatan belajar kurikulum tradisional. Contohnya : mempelajari sejumlah mata pelajaran, berkebun, olahraga, pramuka, dan pengalaman belajar yang bermanfaat yang diperoleh dari sekolah yang dipandang sebagai kurikulum.

2. Pengertian pengembangan kurikulum secara sederhana ialah perencanaan peningkatan terhadap kurikulum yang telah ada tersebut. Sedangkan pembinaan kurikulum ialah pelaksanaan terhadap kurikulum telah ada untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang masih ada terhadap kurikulum tersebut.

3. Adapun komponen-komponen kurikulum, sebagai berikut :
a. Tujuan
b. Isi / Materi
c. Organisasi, dan
d. Evaluasi kurikulum.

4. Yang dimaksud dengan kurikulum subyek akademis adalah : bersumber dari pendidikan klasik (parenialisme dan esensialisme) yang berorientasi pada masa lalu. Semua ilmu pengetahuan dan nilai-nilai telah ditemukan oleh para pemikir masa lalu. Fungsi pendidikan memelihara dan mewariskan hasil-hasil budaya masa lalu tersebut. Kurikulum ini lebih mengutamakan isi pendidikan. Belajar adalah berusaha menguasai ilmu sebanyak-banyaknya. Orang yang berhasil dalam belajar adalah orang yang menguasai seluruh dan sebagian besar isi pendidikan yang diberikan atau disiapkan oleh guru.
Sedangkan kurikulum humanistik adalah berdasarkan konsep aliran pendidikan pribadi (personalized education) yaitu John Dewey (progressive education) dan J.J Rousseau (Romantic Education). Aliran ini lebih memberikan tempat utama kepada siswa. Mereka bertolak dari asumsi bahwa anak atau siswa adalah yang pertama dan utama dalam pendidikan. Ia adalah subyek yang menjadi pusat kegiatan pendidikan.

5. Adapun yang saya ketahui, problem-problem pelaksanaan kurikulum PAI di sekolah umum, antara lain :
a. Kurikulum PAI di sekolah umum tidak ditempatkan dan ditekankan pada penanaman nilai-nilai agama.
b. Kurangnya metode pengajaran yang dilakukan dan dilaksanakan dalam pembelajaran PAI
c. Kurangnya penciptaan tenaga profesional pengajar PAI sendiri
d. Masih lemahnya kompetensi guru PAI
Dalam hal ini, ada beberapa solusi dalam mengatasi problem-problem pelaksanaan kurikulum PAI di sekolah umum, yaitu :
a. Tujuan pembelajaran agama islam harus dirumuskan dengan bentuk behavioral atau tingkah laku
b. Adanya metode pembelajaran yang dilakukan dengan tidak hanya kepada kognitif, tetapi justru lebih kepada afektif dan psikomotorik
c. Adanya peningkatan profesionalisme dosen dalam membantu guru PAI
d. Adanya pelatihan, workshop, seminar-seminar, dan upaya lainnya dalam peningkatan kompetensi guru tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar